Hal seperti itu dilakukan supaya orang-orang di sekitarnya gak kecewa. Meskipun ini kedengarannya baik, nyatanya ini bisa menghambat diri kita sendiri. Seorang dengan sifat people pleaser cenderung akan kehilangan kesempatan baik karena memilih untuk sering mementingkan kebahagiaan orang lain.
Apa Penyebab Seseorang Menjadi People Pleaser?
Penyebab seseorang mempunyai sifat people pleaser adalah pengalaman yang kurang menyenangkan di masa lalu seperti pernah tertolak, pernah terasingkan di lingkungan, atau pernah diabaikan oleh orang-orang terdekat sehingga membuatnya tidak ingin pengalaman itu terulang kembali. Dan cenderung menjadi orang baik dalam lingkungan sekarang.
Figur nilai dari orang yang mengasuh kita. Apa yang ditanamkan kepada kita menjadi sebuah label, akan tetap bertahan sampai nanti ada nilai baru yang menggantikan.
Persepsi kita terhadap diri sendiri yang kurang baik bisa menggerakkan perilaku kita untuk lebih mementingkan kebahagiaan orang lain daripada kebahagian diri sendiri.
Tanda-Tanda Seorang People Pleaser:
1. Selalu mengiyakan permintaan orang lain padahal kamu gak nyaman.
2. Sering merasa bersalah dan sering meminta maaf untuk mengurangi kecemasan pada diri kita yang mana kita belum tentu bersalah.
3. Overthinking terhadap penilaian orang lain tentang diri kita.
4. Cenderung suka menghindari konflik dengan orang lain, lebih memilih diam.
5. Butuh pengakuan dari orang lain.
Cara Mengatasi Perilaku People Pleaser:
1. Belajar berkata tidak jika kita memang tidak setuju
2. Beri batasan dan ranah private untuk dimasuki orang lain
3. Berpikir dulu sebelum menerima permintaan orang lain
4. Bersikap lebih tegas kepada diri sendiri dan orang lain.
5. Meningkatkan rasa percaya diri agar bahwa kita juga mempunyai nilai dalam diri.
.png)
Komentar
Posting Komentar